Right Button

test banner Selamat Datang di Website Resmi Portal Berita Online NUSANTARA SATU NEWS

Inovasi PENILIKPAS Bupati Welly Suhery Jadi Satu-Satunya di Sumbar, Penilaian Pelayanan Publik Dilakukan hingga Akar Nagari

NSNews | Pasaman (SUMBAR) -- Pagi yang cerah di halaman Kantor Bupati Pasaman berubah menjadi panggung apresiasi ketika Bupati Pasaman Welly Suhery, ST menyerahkan penghargaan kepada sejumlah unit pelayanan publik yang dinilai telah memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Suasana apel gabungan yang dihadiri para pejabat daerah hingga wali nagari itu menjadi momen penting bagi pemerintah daerah dalam menegaskan komitmen pelayanan prima.

Pada kesempatan itu, Bupati Welly Suhery memberikan piala penghargaan kepada para pemenang dalam kategori pelayanan publik. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tampil sebagai peringkat pertama kategori perangkat daerah, diikuti Camat Panti untuk kategori kecamatan, Puskesmas Lubuk Sikaping sebagai terbaik untuk kategori BLUD, serta Wali Nagari Durian Tinggi pada kategori nagari.


Dalam sambutannya, Bupati Welly mengucapkan selamat kepada seluruh unit penyelenggara layanan publik yang memperoleh penilaian tertinggi. Ia menegaskan bahwa setiap prestasi harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.


Ia juga mengingatkan pentingnya sikap ramah, santun, cepat, murah, dan tepat dalam setiap proses pelayanan. Menurutnya, tidak boleh ada pembedaan perlakuan kepada siapa pun—baik masyarakat, sesama ASN, maupun pimpinan—karena pelayanan publik harus menjadi wajah utama profesionalitas pemerintah.


Bupati Welly menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah harus kembali memahami esensi keberadaan mereka: melayani. Ia berharap standar pelayanan yang telah dibangun mampu menjadi pedoman tetap dalam setiap interaksi dengan masyarakat, tanpa kompromi.


Menutup arahannya, Bupati Welly Suhery kembali menyerukan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas sebagai bagian dari visi besar Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan.


Sementara itu, di tempat berbeda, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman, M. Roni, SE, menjelaskan kepada media bahwa penilaian pelayanan publik kali ini mencakup 117 unit layanan. Unit-unit itu terdiri dari 24 perangkat daerah, 12 kecamatan, 2 rumah sakit umum daerah, Perumda Tirta Saiyo, 16 puskesmas, dan 62 nagari di seluruh Kabupaten Pasaman.


Menurut Roni, upaya penilaian yang luas ini dilakukan untuk melihat secara komprehensif kualitas layanan publik dan mendorong peningkatan kepatuhan terhadap standar pelayanan yang ditetapkan pemerintah daerah.


Kepala Bagian Organisasi Setda Pasaman, Nina Darmayanti, SSTP, MPA, menjelaskan bahwa penilaian ini merupakan bagian dari inovasi PENILIKPAS (Penilaian Pelayanan Publik Prima dan Berkualitas) yang diluncurkan sejak tahun 2024. Tahun ini, inovasi tersebut telah ditingkatkan menggunakan sistem informasi berbasis website yang dikembangkan bersama Dinas Kominfo.


Penggunaan platform digital tersebut, lanjut Nina, bertujuan meningkatkan keakuratan, efisiensi, dan transparansi proses penilaian. Dengan sistem itu, seluruh data dan dokumen penilaian dapat dikumpulkan secara lebih valid dan mudah diakses.


Nina menambahkan bahwa pelaksanaan penilaian ini merupakan tindak lanjut dari SK Bupati Pasaman Nomor 188.45/247/BUP-PAS/2025 tentang Penetapan Indikator Penilaian Pelayanan Publik. Proses penilaian sendiri berlangsung sejak 28 September hingga 30 Oktober 2025 melalui metode hybrid—mengombinasikan penilaian digital dan kunjungan lapangan.


Menurutnya, tiga kecamatan menjadi lokus penilaian lapangan, yaitu Kecamatan Lubuk Sikaping, Panti, dan Bonjol. Evaluasi dilakukan langsung terhadap sarana prasarana, kompetensi petugas, serta alur layanan publik yang disediakan.


Di tempat terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, Yudesri, S.IP, M.Si, menegaskan bahwa Kabupaten Pasaman merupakan satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang telah melakukan penilaian pelayanan publik hingga tingkat nagari. Langkah ini disebutnya sebagai bentuk komitmen bahwa pelayanan berkualitas harus hadir sampai di lini terdepan pemerintahan.


Yudesri menambahkan bahwa nagari adalah ujung tombak pelayanan, sehingga kualitas layanan di tingkat inilah yang paling sering bersentuhan langsung dengan masyarakat. Penilaian menyeluruh ini diharapkan mampu menjadi pendorong reformasi pelayanan publik di seluruh lingkungan pemerintah daerah.


Dengan semakin kuatnya implementasi inovasi PENILIKPAS dan dukungan penuh dari pimpinan daerah, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap seluruh unit layanan dapat bergerak serempak menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, transparan, dan berintegritas.


# Andalusia


Posting Komentar

0 Komentar